Meskipun beberapa negara penghasil kopi terbesar di dunia sudah terkenal, negara-negara lain mungkin mengejutkan. Lebih dari 70 negara memproduksi kopi, namun sebagian besar produksi dunia berasal dari lima produsen terbesar: Brazil, Vietnam, Kolombia, Indonesia dan Ethiopia. Mari kita lihat ciri-ciri produsen kopi terbesar di dunia.
1 Brasil
Produksi kopi telah memainkan peran mendasar dalam pembangunan Brasil dan terus menjadi penggerak perekonomian negara tersebut. Tanaman ini diperkenalkan ke Brazil pada awal abad ke-1840 oleh pemukim Perancis. Dengan meningkatnya popularitas kopi di kalangan orang Eropa, Brasil menjadi produsen kopi terbesar di dunia pada tahun 300.000an dan terus menjadi produsen kopi terbesar sejak saat itu. Sekitar 58 perkebunan kopi tersebar di seluruh wilayah Brasil. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), Brasil memproduksi 60 juta karung kopi berukuran 2019 kilogram pada kampanye tahun 20-XNUMX, yang mewakili lebih dari sepertiga produksi global.
Produksi kopi arabika di Brazil dari tahun 1990 hingga 2020 (dalam jutaan kantong 60kg). Sumber: DRWakefield.
2 Vietnam
Sebagai negara yang relatif baru dalam perdagangan kopi internasional, Vietnam dengan cepat menjadi salah satu produsen kopi terbesar. Pada tahun 1980-an, Partai Komunis menaruh perhatian besar pada kopi, dan produksi meningkat sebesar 20% hingga 30% setiap tahun selama tahun 1990-an, dan hal ini benar-benar mengubah perekonomian negara. Vietnam diperkirakan akan memproduksi 32,2 juta karung kopi berukuran 60 kilogram pada tahun 2019-2020, menurut USDA. Vietnam menemukan ceruk pasar internasional dengan berfokus terutama pada biji kopi Robusta yang lebih murah. Biji kopi Robusta mengandung kafein dua kali lebih banyak dibandingkan biji Arabika, sehingga memberikan rasa lebih pahit pada kopi. Vietnam adalah produsen kopi Robusta nomor 1 di dunia, dengan lebih dari 40% produksi global.
Perbandingan produksi kopi varietas Robusta antara Vietnam, Brazil dan Indonesia. Sumber: Financial Times.
3. Kolumbia
Kampanye iklan populer yang dibintangi oleh seorang petani kopi fiksi bernama Juan Valdez membantu menjadikan Kolombia sebagai salah satu negara penghasil kopi paling terkenal. Kolombia terkenal dengan kualitas kopinya dan diperkirakan akan memproduksi 14,3 juta karung kopi berukuran 60 kilogram. Selama beberapa tahun mulai tahun 2008, tanaman kopi Kolombia terkena penyakit daun yang dikenal sebagai karat kopi. Produksinya anjlok, namun kini kembali pulih karena negara tersebut mengganti pepohonan dengan varietas yang tahan karat. Kolombia menempati urutan kedua dalam produksi Arabika, dan jutaan orang di seluruh dunia lebih menyukai cita rasa Arabika yang halus dan seimbang.
Produksi kopi di Kolombia dari tahun 1998 hingga 2018. Sumber USDA.
4. Indonesia
Lokasi dan iklim di Indonesia telah membantunya menjadi produsen kopi Robusta terbesar ketiga di dunia. Total produksi, termasuk kopi Robusta dan Arabika, adalah 10,7 juta karung berukuran 60 kilogram. Di Indonesia terdapat 1,2 juta hektar tanaman kopi; Peternakan kecil dan mandiri menyumbang sebagian besar produksi, masing-masing memiliki lahan seluas satu hingga dua hektar. Indonesia menghasilkan beberapa jenis kopi spesial yang banyak dicari, yang paling menarik adalah Kopi Luwak. Dikumpulkan dari kotoran musang Asia, bijinya memiliki ciri khas dan rasa yang unik. Proses pengumpulan dan pemanenan biji kopinya cukup intensif, dan hasilnya adalah salah satu biji kopi termahal di dunia.
Total ekspor kopi Indonesia dari tahun 1990 hingga 2020. Sumber: Statista.
5. Etiopia
Ethiopia kembali menduduki posisi nomor 5 pada kampanye 2018-2019 dan memproduksi 7,3 juta tas berukuran 60 kilogram pada kampanye 2019-2020, sedikit melampaui Honduras, yang mengambil posisi dari Ethiopia pada kampanye 2016-2017. Ethiopia adalah produsen kopi terbesar di Afrika dan diperkirakan akan terus mengekspor kopi dalam jumlah besar menurut USDA.
Produksi kopi Afrika dan Ethiopia dari tahun 1990 hingga 2016.
Sumber: Organisasi Kopi Internasional.